Posted on Leave a comment

Peran Vitamin C dalam Kesehatan Kulit (Kursus Estetika dan Wellness)

(Kursus Estetika dan Wellness). Fungsi utama kulit adalah bertindak sebagai penghalang terhadap bakteri dari lingkungan, dan struktur uniknya mencerminkan hal ini. Kulit terdiri dari dua lapisan: lapisan luar epidermis menyediakan fungsi penghalang, dan lapisan kulit bagian dalam memastikan kekuatan dan elastisitas serta memberi dukungan nutrisi pada epidermis. Kulit normal mengandung konsentrasi tinggi vitamin C, yang mendukung fungsi penting merangsang sintesis kolagen dan membantu perlindungan antioksidan terhadap kerusakan akibat paparan sinar UV.

(Kursus Estetika dan Wellness)

Kulit adalah organ multifungsi, yang terbesar di tubuh, dan penampilannya secara umum mencerminkan kesehatan dan kemanjuran struktur yang mendasarinya. Ia memiliki banyak fungsi, tetapi peran fundamentalnya adalah menyediakan pelindung antara lingkungan luar dan jaringan individu, memberikan perlindungan dari ancaman mekanis dan kimiawi, patogen, radiasi ultraviolet, dan bahkan dehidrasi.

(Kursus Estetika dan Wellness)

Kulit terdiri dari dua lapisan utama dengan struktur dasar yang sangat berbeda — epidermis terluar dan dermis yang lebih dalam. Kulit normal mengandung konsentrasi vitamin C yang tinggi, dengan tingkat yang sebanding dengan jaringan tubuh lain dan jauh di atas konsentrasi plasma, menunjukkan akumulasi aktif dari sirkulasi. Sebagian besar vitamin C di kulit tampaknya berada di kompartemen intraseluler, dengan konsentrasi cenderung berada dalam kisaran milimolar. Ini diangkut ke dalam sel dari pembuluh darah yang ada di lapisan dermal.

(Kursus Estetika dan Wellness)

Vitamin C memiliki banyak manfaat bagi kulit, diantaranya sebagai antioksidan sinar UV, antiaging, perawatan luka, peradangan kulit (Dermatitis Atopik, Psoriasis dan Jerawat, dengan gejala termasuk nyeri, kekeringan dan gatal-gatal), dan lain-lain.

Peran vitamin C dalam kesehatan kulit telah dibahas sejak ditemukan pada tahun 1930-an sebagai obat untuk penyakit kudis. Peran co-faktor untuk kolagen hidroksilase adalah fungsi vitamin C pertama yang terkait erat dengan gejala penyakit kudis dan kesadaran akan pentingnya fungsi ini untuk pemeliharaan kesehatan kulit sepanjang umur manusia mengarah pada hipotesis manfaat kesehatan kulit dari vitamin C. Selain itu, aktivitas antioksidan vitamin C menjadikannya kandidat yang sangat baik sebagai faktor pelindung terhadap radiasi UV.

Ikuti Intermediate Aesthetic Course Q Derma Institute

sumber : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5579659/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *